Gebrakan Purbasari

Aku amazed banget sama antusias orang-orang terhadap postinganku tentang pengalaman pertama nyobain ratus (http://eclairer0.blogspot.co.id/2016/04/r-t-u-s.html). Jadi kali ini aku mau bahas sesuatu yang juga berbau spa yaitu luluran di rumah dengan Purbasari Lulur Herbal. Bedanya, treatment ini bisa dilakukan sendiri di rumah dan lebih murah. Hehehe.

Aku kira-kira kenal luluran itu waktu masih duduk di bangku SMP. Ikut-ikutan pakai lulur mandi mama, yaitu Purbasari. Dan seingat aku Purbasari memang lulur pertama yang muncul di Indonesia (maksudnya yang dijual komersial di supermarket). Setelah dewasa dan lebih aware sama perawatan tubuh, aku beberapa kali ganti lulur dan ngga ada yang benar-benar mengangkat kulit mati dan mencerahkan kecuali Purbasari dan Sariayu Putih Langsat (will review about this soon).

Selain menjadi pelopor lulur mandi yang dijual di supermarket, Purbasari juga rupanya bikin gebrakan dengan mengeluarkan varian baru yaitu Purbasari Lulur Mandi Rempah atau Herbal Body Scrub yang klaimnya bisa melindungi kulit dari bakteri.


Lulur mandi ini bisa digunakan sebagai pengganti sabun jadi bisa digunakan setiap hari. Aku juga menggunakannya hampir setiap hari (kecuali lagi buru-buru atau kalau harus kuliah pagi ;p). Aku benar-benar merasa ini produk yang bagus karena setelah luluran terasa kotoran terangkat dan kulit jadi lebih cerah dan yang paling juara adalah... wanginya. Benar-benar berasa spa karena wanginya campuran dari ekstrak kunyit dan sirih.
Lulur mandi yang tinggal seperempat
Kalau dioleskan ke kulit, begini penampakannya.

Teksturnya nggak terlalu pekat sehingga nggak perlu usaha keras untuk mengaplikasikannya. Aku kurang suka denga tekstur lulur yang terlalu pekat sehingga ketika digosok-gosok malah bikin kulit iritasi. Ada yang bilang nggak boleh luluran terlalu sering, cukup 2x seminggu saja supaya kulit nggak kering tapi berdasarkan pengalamanku, lulur ini nggak bikin kulitku kering walaupun aku pakai lebih dari 2x seminggu. 

Beratnya produk 235 gram dengan harga sekitar 16 ribuan. Oh ya, jangan takut karena produk ini sudah diperiksa Badan Pengawasan Obat dan Makanan. Mungkin satu-satunya kekurangan produk ini di mataku adalah belum beredar luas. Di Bandung, aku baru nemuin produk ini di Giant, IP. Sudah coba cari di Yogya dekat kampus atau di Ciwalk belum ada. Mudah-mudahan lebih gampang dicari lagi produknya.


The first person you should take care is yourself. Go and treat yourself right