Ah, Sehat Itu Gampang

Aku sekarang sedang berusaha disiplin untuk hidup sehat. Tak lain karena pernah mengalami kejadian pahit di akhir 2013 saat harus rawat inap di rumah sakit untuk pertama kalinya. Dua kali pula dalam rentang waktu berdekatan. Dua minggu setelah diperbolehkan pulang, aku harus rawat inap dengan masalah kesehatan yang lebih serius.

Akar penyebabnya sebenarnya sederhana namun cepat sekali merembet seperti efek domino. Imun yang lemah. Kenapa lemah? Makan tidak sehat, kurang olahraga, jam tidur buruk, dan kurang vitamin. Awalnya gaya hidupku yang serampangan itu hanya menimbulkan sakit pilek dan demam biasa namun siapa sangka penyakit yang seringkali dianggap sepele itu dapat menjadi awal penyakit-penyakit lainnya. Tak terkecuali bagi aku yang jarang sakit dan hampir tidak pernah ke dokter.

Singkat cerita, kondisiku yang makin memburuk mengharuskan aku harus beristirahat total sehingga aku mengambil keputusan untuk cuti satu semester. Sedangkan di jurusanku mata kuliah dan praktikumnya dipaket jadi ketika harus rehat di semester genap, aku baru bisa mengambil mata kuliah tersebut tahun depannya. Dengan kata lain, aku harus menyelesaikan kuliah dalam waktu lima tahun. Aku sangat menyesal karena sudah kehilangan banyak waktu berharga saat sakit. Nggak hanya waktu lulus yang mundur, aku juga nggak bisa melakukan hobi dan traveling. Hampir seluruh waktuku dihabiskan di rumah. By the way, seharusnya aku sekarang sudah lulus loh. *kumat sedih lagi*

Ketika masuk kuliah lagi semester berikutnya, aku benar-benar belajar dari kesalahan, seperti tidak pernah melewatkan sarapan sepagi apapun jadwal kuliah, makan buah dan sayur, menghindari mie instan dan junk food, tidur teratur, dan olah raga.

Ini foto sarapanku beberapa hari lalu yang sempat aku foto sebelum habis dilahap. Simpel sih, ala anak kos banget. Aku bikin roti yang dioles cheese spread kemudian ditabur milo hehehe. Intinya yang penting perut terisi makanan  yang sehat dan bersih dan tubuh jadi punya energi untuk beraktivitas seharian.
Aku juga tidak melewatkan sarapan ketika aku harus masuk kelas jam 7 pagi, dimana dosennya datangnya on time pula. Aku cukup sarapan dengan biskuit marie dan minum air putih. Yang penting don't miss breakfast no matter what. Aku yakin orang-orang yang sering bilang nggak sempat sarapan karena nggak punya waktu itu hanya cari-cari alasan aja. Kaya aku dulu. Hemmm...

Selain sarapan, olahraga teratur minimal lari juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit, bahkan penyakit kronis seperti kanker sekalipun. Seperti diketahui, setiap wanita memiliki hormon estrogen. Wanita dengan level estrogen yang tinggi dalam darahnya lebih berisiko untuk terkena kanker payudara. Olahraga dapat menurunkan kadar estrogen dalam darah. Selain itu, olahraga teratur juga dapat menurunkan kadar insulin, faktor penyebab kanker lainnya.
(Sumber: National Cancer Institute, 2009 https://www.cancer.gov/about-cancer/causes-prevention/risk/obesity/physical-activity-fact-sheet)

Psss... biar lebih semangat, ajak temanmu deh untuk olahraga bareng. Ini fotoku dan Prisa, teman kosku ketika kami lari dan mampir di Teras Cikapundung.


Selain sarapan dan olahraga teratur, aku selalu berusaha untuk punya waktu tidur yang cukup. Seringnya, sebagai mahasiswa tingkat akhir yang disibukkan dengan tugas akhir, aku nyolong-nyolong ngerjain tugas sampai lewat tengah malam demi mengejar deadline. Kalau sudah berkejaran dengan deadline, ya mau bagaimana. Asal diganti saja waktu tidurnya saat weekend. Jangan sampai punya waktu luang pas weekend malah DVD maraton sampai pagi. Wah, mata dan otaknya kapan diistirahatkan dong?

Terakhir, yang tidak kalah penting adalah suplemen. Aku selalu minum vitamin Theragran-M saat kondisi tubuh sudah mulai drop. Theragran-M vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Vitamin ini juga yang aku konsumsi sampai sekarang, untuk mengembalikan daya tahan tubuh setelah sakit. Yang paling mengerti kondisi tubuh saat sudah lelah adalah aku sendiri jadi aku nggak mau berontak lagi kalau tubuh sudah berteriak lelah.

Dengarkan tubuhmu, jangan paksa tubuh untuk bekerja di luar batas kemampuannya. Karena kalau sampai jatuh sakit, kita sendiri juga yang rugi, seperti yang kualami tiga tahun lalu.

Ingat, sehat memang mahal tapi percayalah biaya rawat inap rumah sakit lebih mahal. Salam sehat!

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho.