Tips Beli High-end Beauty Products dan Review Estee Lauder

by - 12:18 AM


Favorite skincare right now? Estee Lauder, probably dari beberapa tahun lalu. Yup, kalau kamu baca postinganku yang ini,  aku sempat beralih ke skincare dengan harga lebih terjangkau namun sekarang aku confirmed aku balik pakai Estee Lauder lagi buat ngerawat kulitku (walaupun nggak sepenuhnya, sih karena moisturizer yang aku pakai sekarang masih drugstore product). Kalau kamu googling lebih jauh, beberapa beauty website internasional juga mengulas serumnya yang bombastis, yaitu Estee Lauder Advanced Night Repair. Dua diantaranya adalah Cosmopolitan dan Glamour Magazine.

Tapi postingan ini bukannya bermaksud mau meracuni kamu, justru sebaliknya kalau kamu belum pernah mencoba high-end products terutama skincare dan berniat mencoba, aku mau share beberapa tips yang dulu aku lakukan sebelum memutuskan pilihan di Estee Lauder. High-end products yang aku punya hanya skincare Estee Lauder ini. Mudah-mudahan bisa nambah ke depannya. Jadi tips-tips berikut ini adalah tips yang dilakukan orang awam seperti aku, bukan make up atau skincare expert. Mudah-mudahan lebih nyambung.

1. Cari tahu claimed tentang produk tersebut di website resminya
Jangan sampai membeli produk bahkan drugstore products sekalipun hanya berdasarkan "kata orang", contohnya, "Si ini bilang pelembap ini bagus, loh...", "Si itu bilang mukanya bebas jerawat gara-gara pakai facial cleanser A..." dan sebagainya. Pertama, manusia bisa salah sedekat dan se-expert apapun dia tentang beauty stuffs (termasuk dan apalagi aku yang masih pemula so aku tulis berdasarkan pengalamanku aja dan postingan ini bersifat subjektif). Bisa aja muka temanmu lebih terlihat lembap karena aktivitasnya di ruangan ber-AC dan di luaran lebih sedikit dibanding kamu. Padahal bisa aja pelembap yang dia gunakan nggak se-bagus kata dia. Jadi sebelum kamu 'kemakan' perkataan orang lain dan mengeluarkan sejumlah uang, pastikan produk-produk yang kamu beli dibeli karena kesadaran dan pertimbangan kamu 100%. Agar informasi yang kamu dapat nggak simpang siur, biasakan pelajari suatu produk dari website resminya.

2. Cari second opinion di forum, beauty websites, beauty blogs and Youtube channels
Setelah dari web resmi produk tersebut, nggak ada salahnya kalau kamu mampir ke forum-forum yang me-review produk tersebut. Biar bagaimana pun, manufacturer alias si pembuat produk pastinya menutupi kekurangan produk mereka sedangkan kamu perlu cari tahu apa kelebihan dan kekurangan produk tersebut lalu menyesuaikannya dengan kebutuhanmu. Ingat, nggak ada produk baik itu skincare, make-up, toiletries, atau produk apapun yang sempurna. Baiknya, yang kamu ambil sebagai second opinion adalah yang ditulis oleh orang yang jenis kulitnya sama dengan kamu. Contoh situs-situs yang aku maksud:

a. Female Daily
Pasti udah nggak asing, sih sama situs ini tapi tetap aku mau ulas sedikit, ya buat yang belum tahu. Kalau mampir ke situs ini biasanya aku lihat review produk yang aku mau beli terutama yang pricey (biasanya butuh waktu lebih lama utnuk baca-baca review-nya sebelum memutuskan), ikut diskusi di forum, dan baca-baca postingan yang ditulis sama kontributornya karena biasanya relatable sama kondisi kulitku yaitu oily combination. Dan terakhir, mereka suka posting giveaways, events, dan contests juga. Aku pengen banget dateng di beauty events yang di-posting mereka di sana. Tapi karena dulu tinggal di Bandung, nggak memungkinkan buat datang. Datang di acara semacam itu selain bisa menambah pengetahuan kita soal beauty products juga bisa buat bahan tulisan buat blogger kaya aku.

b. Randomnly searching name of the product or brand
Banyak banget beauty blogs yang kurang terekspos tapi punya review yang bagus dan jelas mengenai produk yang sedang kita cari tahu. Kamu bisa menemukan blog-blog tersebut kalau search specific product atau brand di google dan post tersebut pasti berada di halaman pertama atau kedua mesin pencarian.

c. Youtube channels
Ini favoritku kalau lagi males baca. Siapa, sih yang nggak suka nonton? Apalagi kalau kontennya bagus, cara menerangkannya enak, singkat, dan jelas plus kualitas video dan editing yang bagus. Dua orang yang video-nya aku sering tonton adalah Abel Cantika dan Suhay Salim. Di setiap video yang dia buat, Abel itu nularin energi positif. Make up tutorial yang dia buat juga bagus dan reviewnya informatif. Kalau soal skincare, aku banyak menggunakan pendapat Suhay sebagai second opinion karena review-nya jelas mengenai kekurangan dan kelebihan produk tersebut dan nggak bertele-tele.

3. Be honest with your budget
Mungkin terdengar sedikit melenceng tapi buat aku produk sebagus apapun kalau aku nggak bisa happy dan menikmati sewaktu menggunakan produknya jadi nggak bermanfaat. Yang bikin nggak happy adalah kalau terlalu kepincut sama satu produk, dibeli, tapi langsung ngabisin uang tabungan. Yang bikin nyesek adalah kalau ternyata produk tersebut nggak sesuai dengan yang aku harapkan. Untungnya hal semacam itu belum pernah terjadi. Beli high-end products itu nggak salah, tapi rencanakan matang-matang. Nabung yang konsisten kalau memang beli produk skincare atau make-up mahal bukan hal biasa untuk kamu, seperti halnya aku. Jangan sampai gaji sebulan malah habis setengah dan nggak bisa bayar tagihan yang jauh lebih penting. Bikin prioritas dan nabung konsisten.

Setelah aku lakukan 3 langkah di atas, aku memutuskan kalau Estee Lauder Micro Essence Skin Activating Treatment Lotion dan Advanced Night Repair ini cocok untuk kulitku. Aku bahas satu per satu, ya.

Estee Lauder Micro Essence Skin Activating Treatment Lotion

Ini baru botol pertamaku, sih tapi setelah hampir setengah habis, aku bisa memastikan aku suka sama produk ini.


Benefits 

Sumber: https://www.esteelauder.com/product/681/29363/product-catalog/skincare/micro-essence/skin-activating-treatment-lotion

Sumber: https://www.esteelauder.com/product/681/29363/product-catalog/skincare/micro-essence/skin-activating-treatment-lotion
Klaim produk sama hasil sesuai yaitu membuat kulitku tampak lebih muda dan glowing, nggak kusam. Katanya juga, produk ini cocok buat kulit yang kekurangan energi dan vitalitas. Kulit wajahku sebelum pakai ini emang dull banget. Aku masih 20s tapi udah kelihatan tua banget kalau nggak pakai make-up. Mukaku kelihatan lelah gitu. Selain itu, essence ini memang betul melembapkan tapi jujur saja untuk efek melembapkannya ini nggak bisa aku pastikan keefektifannya 100% karena jenis kulitku bukan dry apalagi super dry melainkan cenderung oily combination jadi nggak pakai moisturizer pun nggak kering-kering amat. Untuk efek mencegah penuaan juga belum terlalu dirasakan karena umurku juga masih 23 dan sebelum pakai essence ini pun belum terlihat tanda-tanda penuaan di wajah.
Yang bikin lega, essence ini dibuat khusus dan dites di kulit orang Asia. Mungkin karena essence itu booming sekali di Asia kali, ya.

Aplikasi

Bisa pakai kapas atau tangan. Gampang aja, sih. Tuangkan 4-5 drop lalu usap ke wajah. Pijat dengan gerakan memutar dari tengah ke bagian luar.

Komposisi

Sumber: https://www.esteelauder.com/product/681/29363/product-catalog/skincare/micro-essence/skin-activating-treatment-lotion


Harga

Rp 750.000,00 (75 mL). Aku beli di Sogo, PVJ, Bandung.

Hasil

Menurut klaim, kulit wajah akan terlihat berbeda dalam 1 bulan saja. Sekarang kulit wajahku memang terlihat jauh lebih supple, cerah, radiant, dan sehat. Nggak kusam kalau siang-siang, kaya sebelum pakai produk ini. Sayangnya, aku nggak punya record berapa lama aku dapat hasil ini. Aku kurang lebih udah pakai essence ini sejak 6 bulan lalu.

Estee Lauder Advanced Night Repair

Seperti aku sudah tulis di awal, beberapa media asing menyebut bahwa ini salah satu serum yang worth the money banget, probably the best in the world. Aku sudah lebih lama pakai serum ini dibanding essence-nya. Sempat kutinggalkan karena harganya mahal tapi akhirnya balik lagi karena emang bagus banget, ngebuat muka glowing, nggak kusam, dan lebih cerah. Beauty web internasional seperti kutulis di awal menyebut kalau serum ini bagus buat orang yang sering begadang alias kurang tidur karena sewaktu tidur lapisan kulit bekerja buat regenerasi sel dan semacamnya. Dengan pakai serum ini, bangun tidur kaya habis tidur selama 8 jam. Ya, iklannya, sih ngomong gitu.

Benefits

Sumber: https://www.esteelauder.com/product/681/26959/product-catalog/skincare/advanced-night-repair/synchronized-recovery-complex-ii

Sumber: https://www.esteelauder.com/product/681/26959/product-catalog/skincare/advanced-night-repair/synchronized-recovery-complex-ii
Kalau poin serum ini mengurangi tanda-tanda penuaan, seperti sudah aku jelaskan aku belum terlalu merasakan tapi mamaku ngerasain kok karena dia beberapa kali pakai serum ini juga (dipaksa hehe). Mamaku tipe orang yang males merawat wajah dan menurutnya, pakai cleanser aja cukup. Tapi dia juga mengakui kok hanya dengan beberapa kali pakai tanda-tanda penuaan kaya garis-garis halus berkurang.

Aplikasi

Tuangkan setetes pada tiap fingertip di satu tangan, sentuh fingertip di tangan satunya lagi, kemudian usapkan ke wajah dan leher dengan gerakan memutar dari tengah ke luar.

Komposisi

Sumber: https://www.esteelauder.com/product/681/26959/product-catalog/skincare/advanced-night-repair/synchronized-recovery-complex-ii
Tekstur kental dengan warna kecoklatan seperti keruh


Harga

Rp 1.500.000,00 (mL). Beli di Sogo, PVJ, Bandung.

Hasil

Hasil yang instan memang nggak kerasa, ya. Rasanya aku nggak merasakan hasilnya secepat klaim produk ini di webnya tapi butuh pemakaian teratur kurang lebih selama 4 bulan. Setelah pakai produk ini, aku nggak takut mau pakai make up apa aja, brand apa aja karena nggak bakal jerawat parah. Maksudnya, kalau kita pakai make up dan ternyata apesnya nggak cocok, kan bikin jerawatan, ya tapi malamnya setelah bersihin make up aku treat wajahku pakai serum repair ini dan besoknya biasa aja, nggak ada tanda-tanda bakal muncul jerawat. Beda halnya sama jerawat karena hormon menstruasi, ya.
Efek lainnya wajah terlihat lebih glowing, radiant, dan nggak kusam. Pokoknya lebih sehat. Paling terasa efeknya kalau pas bangun tidur, sih karena serum ini bekerja sewaktu kita tidur. Mau tidur jam berapa pun (sebenarnya nggak baik untuk tubuh) tapi muka tetap ready aja kaya nggak kelihatan begadang, kantung mata pun nggak parah-parah amat. Kalau kata orang-orang, mukanya siap deh untuk selfie dengan caption, "I woke up like this".


You May Also Like

0 comments

Hi, thank you for sending your thought on this post. I will get back and reach you as soon as possible

Regards,
Nia