Innisfree Orchid Eye Cream

Udah lama aku merasa kalau berkaca, aku lihat bintik-bintik putih di bawah mata. Mungkin lebih tepat disebut bintil karena nggak cuma berupa white spot tapi timbul seperti telur ikan. Aku sendiri belum googling apalagi ke dokter kulit tanya itu apa. Nggak jelas juga itu aging sign atau apa, tapi yang jelas aku sangat terganggu. Bintik-bintik putih itu juga nggak bisa ditutupi dengan make up. Jadi aku mencari skin care buat mata yang dapat menyamarkan atau menghilangkan bintik-bintik ini. Dan karena sebelumnya sudah punya kesan baik terhadap Innisfree Orchid Cream-nya, aku berani mencoba Innisfree Orchid Eye Cream. Produk ini juga direkomendasikan oleh penjaga tokonya waktu aku cari serum untuk mata. Yap, actually at first I intended to find a serum for eye because I thought serum would work better than cream tapi sales girl-nya bilang dalam rangkaian Innisfree, cream bukan hanya digunakan setelah serum tapi bisa menggantikan serum.

Jadi ini bintik-bintik yang aku mention di awal.



Kalo di foto normal memang nggak terlalu jelas tapi kalau di-zoom dan selfie agak dekat, jelas banget bintik-bintiknya. Hal ini juga mengganggu waktu aku mengaplikasikan make up karena jadi agak cracked di bagian bawah mata.

So this product really saves me...

What it claims

Di web-nya, Innisfree menulis bahwa produk ini, "...membantu memperlambat penuaan dengan formula dari anggrek Jeju yang berfungsi untuk menguatkan sekaligus menghaluskan area mata yang tipis dan sensitif." Di kemasannya, klaim produk ini adalah dapat meresap ke dalam kulit dan memperbaiki dari dalam. Selain itu, krim mata ini mengandung ekstrak dari anggrek Jeju yang berfungsi sebagai antioksidan. Produk ini dapat mengurangi kerutan, menyamarkan garis-garis halus, dan meningkatkan elastisitas.

What I feel

I could say I found the difference on my skin on the first time. No lie. Tekstur kulitku lebih lembut sejak pemakaian pertama sampai sekarang sudah hampir dua minggu. Bintik-bintik putihnya juga agak berkurang terutama di bawah mata kanan. Wanginya enak, non greasy, dan kepekatannya sedang. Maksudnya tidak terlalu light alias encer seperti lotion tapi juga tidak terlalu rich macam Nivea creme. 

How to apply

Aku mengoleskan krim ini dua kali sehari setelah mandi dan sebelum pakai make up (kalau memang sedang ingin make-up an). Aku termasuk orang yang berpikir kalau kulit akan lebih baik jika pakai seminimal mungkin produk kecantikan apalagi saat sedang mengalami masalah kulit seperti bintik-bintik putih yang aku alami. Aku pakai jari manis untuk mengoleskan karena menurut studi yang aku baca, jari manis memberikan kekuatan yang lebih minim dibanding jari telunjuk dan kulit di area mata merupakan bagian kulit yang paling tipis (0,2 mm) jadi nggak butuh mengoleskan dengan usaha ekstra agar produk cepat menyerap.

Price and where to buy

Aku beli ini di gerai Innisfree di Paris Van Java, Bandung. Harganya IDR 380,000. Sangat worth it mengingat manfaat yang aku rasakan dalam waktu singkat. Aku nggak menyarankan untuk beli produk ini online (except on its official website) karena selain risiko produk palsu, kita nggak tahu bagaimana produk ini dikemas waktu shipping ke Indonesia kalau kamu belinya titip di online store yang klaim dia beli di Korea (and got cheaper price). Okay, you got better price tapi kalo shipping-nya asal-asalan, kemasannya penyok, dll, aku sih tetap nggak puas.

Other

Aku iseng mencari tahu apakah Innisfree melakukan animal testing. Aku nggak nemu di blog atau situs yang mengulas animal testing free products ataupun sebaliknya. Jadi daripada simpang siur, aku tanya di website-nya dan dapat jawaban seperti ini. Sebagai orang yang concern sama binatang, aku lega dan seneng banget Innisfree ternyata nggak mengorbankan binatang dalam memformulasikan produk-produknya.