Natsbee: Cara Asik Detoks Tanpa Memeras Lemon #AsikTanpaToxic

Stres dan polusi jadi masalah utama

Aku tinggal di kota penyangga ibu kota Jakarta, di Kota Tangerang. Tapi aku kerja di Jakarta dan tiap hari pulang pergi naik kereta. Jadi bisa dibilang aku menghabiskan sebagian besar waktu di Jakarta sedangkan di rumah cuma "numpang tidur" aja. Hidup di kota besar dengan segala hiruk pikuknya ada enak dan enggak enaknya. Kaya dua sisi koin. Enaknya mau apa aja tersedia. One stop shopping mall udah bertebaran dimana-mana. Gym, spa, restoran hits, kafe-kafe lucu udah nggak keitung lagi karena hampir bisa ditemui setiap beberapa ratus meter. Bicara soal karir, jenjang karirnya bagus. Banyak industri bisa ditemui di sini karena ya di Jakarta-lah pusat bisnis berada. Mungkin ini alasan kenapa banyak orang berbondong-bondong datang dan mengadu nasib di sini.


Tapiii...tinggal di kota besar dengan kepadatan yang tinggi juga banyak nggak enaknya. Temanku yang berasal dari luar pulau dan baru tinggal di Jakarta merasakan sendiri bedanya. Saat dia menghirup udara, saat harus bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya. Selain itu, menurutku ritme hidup juga berjalan lebih cepat di sini. Semuanya mau serba cepat, mau buru-buru. Seakan jika tidak bisa berlomba dengan waktu, kita akan kalah. Polusi, stres yang bisa disebabkan macet, deadline yang enggak ada habisnya, dan masalah-masalah lainnya yang silih berganti, gaya hidup tidak sehat seperti begadang dan makan makanan cepat saji sudah pasti berbahaya bagi tubuh. Memang untuk sekarang belum kelihatan dampaknya namun jika dibiarkan terus pasti suatu saat jadi bumerang untuk diri sendiri.

Untuk mengimbangi gaya hidup yang tidak sehat, aku berusaha untuk melakukan kebaikan-kebaikan kecil untuk diri sendiri. Berpikir positif sudah pasti jadi yang utama karena menurutku yang terpenting adalah bagaimana aku bereaksi terhadap suatu hal, bukan faktor eksternal yang menjadi pemicu. Selain itu, hal-hal kecil selalu aku usahakan, seperti lari pagi walau cuma sebentar, memilih naik tangga daripada eskalator, dan membersihkan tubuh alias detoks untuk mengeluarkan racun dengan minum madu dan lemon sebelum beraktivitas.

Tapi aku suka susah menerapkan kebiasaan baik jika berhubungan dengan bangun lebih awal (apa hanya aku aja? kayaknya engga, ya hehehe). Kalau bisa bangun pagi, kusempatkan mencampur madu dan lemon dengan air hangat. Kalau bangunnya mepet menjurus telat (ini sering terjadi), aku mandi sekenanya, pakai baju, lalu bergegas mengejar kereta supaya nggak telat sampai di kantor.

Oleh sebab itu, aku senang sekali awal Agustus kemarin berkenalan dengan minuman madu lemon bernama Natsbee. Natsbee mengandung ekstrak lemon dan madu asli yang bermanfaat untuk men-detoks tubuh dan menjaga imunitas. Selain itu, aku nggak perlu membuat air lemon madu dengan memeras lemon terlebih dahulu. Bahkan aku bisa minum dalam perjalanan ke kantor. Kalian percaya, nggak khasiat madu dan lemon begitu dahsyatnya? Aku awalnya engga, sih. Jadi, didasari rasa kepo, aku gali lebih dalam dan fakta-fakta inilah yang aku temukan.

LEMON

Zat Aktif pada Lemon

Lemon mengandung 60-100 mg vitamin C yang juga berperan sebagai antioksidan. Antioksidan adalah zat penting yang harus ada dalam tubuh karena antioksidan dapat menangkal radikal bebas. Selain itu, ada asam sitrat yang membuang air dari jaringan di tubuh ke aliran darah, dan asam glucaric yang dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL).

Manfaat Lemon 

Dengan kandungan tersebut, nggak heran kalau lemon memiliki segudang manfaat, antara lain:
  • meremajakan kulit
  • menjaga sistem imun
  • mempertahankan keseimbangan pH
  • meningkatkan pencernaan
  • membantu penyerapan zat besi
  • mencukupi asupan garam tubuh
  • membuang racun dari tubuh
Yang terakhir penting sekali buat aku terutama sebagai wanita. Kalau lagi terpapar banyak polusi, nggak jaga makan, plus stres karena deadline datang bertubi-tubi, jerawat langsung muncul di seluruh muka. Artinya di tubuhku ini banyak racun.

Bagaimana aku tahu kalau tubuh dipenuhi racun? Sering pusing, bau keringat tidak sedap, mudah lelah, dan kulit kering atau berjerawat mengindikasikan toksin ada dalam tubuh kita. Toksin atau racun masuk ke tubuh melalui pernapasan (polusi) dan makanan yang kita konsumsi sehari-hari. 


Sekadar info, guys, makanan digolongkan asam atau basa berdasarkan pH. Air yang mempunyai pH 7 digolongkan netral sedangkan makanan di bawah pH 7 tergolong asam dan di atas pH 7 digolongkan basa. Lemon sebelum diproses dalam tubuh tidak diragukan lagi pH-nya asam. Nah, disini uniknya lemon. Setelah dicerna dalam proses metabolisme, air lemon memproduksi produk sampingan yang membuat urin basa sehingga tidak lagi digolongkan asam, namun basa. Terlalu banyak makan makanan asam (junk food, kopi, dan makanan manis) berbahaya karena sel tubuh bekerja optimal pada pH 7,35-7,45. Minum air lemon menetralisasi kondisi asam pada pencernaan yang disebabkan asupan makanan tidak sehat yang kita masukkan dalam tubuh.

Kerja Lemon dalam Proses Detoks

Ada yang bingung apa yang terjadi pada tubuh saat detoks oleh lemon berlangsung? Air lemon dapat meransang hati untuk memproduksi empedu sehingga mempercepat makanan mengalir di saluran pencernaan. Selain itu, lemon melindungi organ hati yang secara alami memiliki kemampuan untuk detoks. Detoks nggak berhenti sampai di situ. Lemon bersifat diuretik (mengeluarkan air kencing) jadi jangan bingung kalau sehabis minum air lemon, bawaannya selalu ingin buang air kecil. Hal itu justru bagus karena racunnya terbuang lewat air seni.

MADU

Tantangan utama minum air lemon untuk sebagian orang adalah rasa asamnya. Jadi meskipun punya banyak manfaat, mereka tetap enggan untuk mengonsumsi lemon. Ada juga orang yang cukup kreatif (kaya aku ;p) dan mencampurkan madu ke dalam air lemon.


Sumber: pinterest.com


Kandungan Madu

Satu sendok teh madu (21 gram) mengandung 64 kalori dan 17 gram gula (fruktosa, glukosa, maltosa, dan sukrosa). Serat, lemak, dan protein tidak terdapat dalam madu. Sama halnya dengan lemon, dalam madu terdapat zat antioksidan (flavonoids) dan asam organik.

Manfaat Madu

Sedari kecil, kita pasti sudah sering diberi asupan madu oleh orang tua karena madu memang punya segudang manfaat. Air madu berperan membuang racun dalam tubuh, meningkatkan metabolisme, dan menjaga imunitas. Antioksidan yang terkandung di dalam madu mengurang risiko serangan jantung, strok, kanker, dan membantu kesehatan mata.

NATSBEE

Segarnya Natsbee
Kabar baiknya, kini lemon dan madu ada di sebotol Natsbee. Dua makanan yang sama-sama mengandung antioksidan dan bermanfaat untuk detoks digabung jadi satu. Asik, kan? Nggak cuma asik karena segar, tapi  #AsikTanpaToxic. Buat kamu yang super sibuk kaya aku, tinggal ambil sebotol Natsbee dari lemari es, buka, dan langsung minum, deh. Nggak buang-buang waktu sama sekali.

Kualitas bahan baku dan proses produksi sudah nggak diragukan lagi. Natsbee diproduksi oleh Pokka, perusahaan minuman asal Jepang yang sudah berekspansi di Malaysia dan Singapura sejak lama. Di Indonesia, Pokka menggandeng PT Dima Indonesia untuk memproduksi Natsbee dan produk minuman Pokka lainnya. Di Singapura, Natsbee sudah banyak menerima penghargaan, seperti Superior Taste Award 2016 dan Platinum Award Winners 2015 (20 consecutive years of ‘A’ grading) dari Ava (Agri-Food & Veterinary Authority of Singapore). Oh, iya, Natsbee juga tidak mengandung pemanis buatan.
Kita semua suka Natsbee

Natsbee enak diminum pas ramean atau sendiri, dimana pun, dan dalam keadaan apapun tapi favoritku pasti di siang bolong atau kalau habis desak-desakkan di kereta, keringetan, capek dan lepek jadi satu. Minum Nastbee dingin langsung kaya... bleshhh. Seger banget di tenggorokan. Ibarat oase di padang gurun. Ibarat lagi ke langit ketujuh (analoginya memang lebay) tapi pokoknya segar nggak terkira. Nggak jadi patah semangat aku, langsung on fire lagi.

Selain di rumah, aku nyetok Natsbee juga di lemari es kantor biar jadi penyemangat kalau lelah dan buntu pas lagi bikin report, presentasi, atau menulis. Natsbee juga sering jadi teman kami sekantor pas lagi meeting atau sekadar ngobrol santai. Ternyata aku nggak sendiri, guys, walaupun baru masuk di Indonesia, semua temanku yang aku "racunin" untuk mencoba Natsbee semuanya suka. Banyak temanku yang penggiat healthy lifestyle juga mengonsumsi Natsbee Honey Lemon saking praktisnya. Nggak perlu peras lemon dan menambahkan madu ke dalam air hangat. 


Sebotol Natsbee dijual dengan harga sekitar 6000 rupiah saja, terjangkau untuk siapa saja yang mau hidup lebih sehat. Aku minum Natsbee untuk men-detoks tubuh dan penyegar di siang bolong karena alasan kepraktisan dan khasiat madu dan lemon yang berfungsi untuk membersihkan racun dalam tubuh, membersihkan dan menunjang hari aktifku. 










Catatan tambahan:
Informasi yang tercantum pada tulisan ini aku dapatkan dari situs pemerintah dan pendidikan.
1. https://www.nap.edu/read/10026/chapter/11
2. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18946667
3. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17382731
4. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17919696/
5. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2637791/
6. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12358452
7. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3005390/