Nggak Usah Pusing, Jenius Aja!

Siapa yang lebih hemat setelah bekerja? Kata orang semakin tambah umur, semakin banyak pengeluaran. Betul itu... Tapi aku malah semakin aware dengan pengeluaran, deposito, dan investasi setelah bekerja. Mungkin karena waktu masih jadi tanggungan orang tua, nggak kerasa keluar uang. Kalau habis, tinggal minta sama orang tua. Jangan ditiru ya, teman-teman. Jaman sekarang, anak SMA atau kuliah sudah banyak yang bisa jadi entrepreneur. Setelah bekerja, aku lebih mikir bagaimana supaya uang tidak cepat habis seperti air mengalir, dan bagaimana cara menggandakan uang tanpa jasa Kanjeng Dimas. Hehehe.

Di saat aku mulai mikir bagaimana mengatur keuangan dengan lebih baik, di saat itu pula aku berkenalan dengan Jenius. Ini yang disebut niat baik akan selalu dipermudah jalannya. Aku berkenalan dengan aplikasi e-banking bernama Jenius lewat pacar yang lebih dulu tahu dan mendapat manfaat dari Jenius dan kejeniusannya dalam membantu mengatur keuangan kita. Setelah dijelaskan, kubuat akun di stand Jenius di sebuah mall. Awalnya Jenius kugunakan untuk rekening simpanan cadangan saja. Segala aktivitas banking seperti top-up dan transfer uang tidak pakai Jenius. Hal itu dikarenakan aku masih malas mengulik fiur-fitur Jenius dan masih skeptis dengan manfaatnya. Ternyata... Jenius user friendly sekali. Gampang banget nemu informasi yang kita mau dan bisa buka deposito dari handphone saja (bunganya cukup tinggi, loh).
Tampilan dashboard Jenius. Mohon maaf nominal uang ditutup karena si empunya masih belum pede. Semoga saldo akan bertambah dengan memenangkan kompetisi menulis #HARI2JENIUS. Amiiin...


Musim (baca: bulan) berganti. Aku mulai cari tahu dan nyobain sendiri promo Everyyay Jenius yang selengkapnya bisa dilihat di sini. Favoritku adalah Monyay dan Everyyay transport. Selain promo, di website Jenius juga banyak artikel bermanfaat buat anak muda, info lomba, dan event. 

Di awal aku cerita soal investasi deposito yang bisa dilakukan dari hp. Jadi ada tiga fitur saving pada aplikasi Jenius, yaitu Flexi Saver, Dream Saver, dan Maxi Saver. Yang membedakan Flexi Saver dan Dream Saver adalah cara top- up uangnya saja. Kalau Flexi Saver, kita isikan sendiri tabungannya. Sedangkan pada Dream Saver, diisikan otomatis dengan pilihan waktu yang bisa kamu tentukan sendiri (daily, weekly, atau monthly). Isi target nominal yang ingin dicapai dan Jenius akan menghitung kapan kamu bisa mencapai jumlah tersebut. Isi dengan realistis, ya supaya nggak berat dan nggak berhenti di tengah-tengah. Dengan Dream Saver, kita bisa isikan tabungan tersebut untuk apa, misal kamu bermimpi untuk keliling Indonesia pada akhir tahun depan (mimpiku banget. Mon maap curcol), atau beli kendaraan, menikah, dan lain-lain. Contoh tampilan Dream Saver-ku, “Travelling Keliling Indonesia”

Ku-upload gambar yang berhubungan dengan mimpi jalan-jalan keliling Indonesia. Remember: Picture helps us to visualize. Uang untuk jalan-jalan sebesar 10 juta (fyi, jalan-jalan ala backpacker makanya 10 juta cukup) akan bisa didapatkan sesuai targetku, 09 Desember nanti jika aku menabung Rp36.232 sehari maka dari itu harus kupastikan active balance-ku cukup untuk auto debet senilai angka tersebut. Oh ya, bunga Flexi dan Dream Saver sama, 5% per annual. Bunganya akan dihitung tiap hari dan dibayarkan setiap bulan.


Nah, jenis tabungan terakhir yang bisa ngebantu kita semangat menabung adalah Maxi Saver. Gimana nggak semangat kalau interest yang diberikan Jenius bisa mencapai 7% per tahun. Jadi gini, gengs. Kalau kamu punya uang yang bisa ditabung minimal 10 juta, kamu bisa buka Maxi Saver. Bunganya 6.75%. Punya uang 100 juta? Bunganya lebih tinggi lagi, 7%.  

Karena masih berjuang untuk merdeka secara finansial (baca: belum kaya-kaya amat), aku buka Flexi Saver dan Dream Saver saja dulu sambil mengusahakan bisnis dan belajar saham. Aku punya beberapa tips, nih mengatur keuangan ala aku yang kurasa berat di awal tapi bermanfaat. Kuncinya disiplin aja.


Pendek kata, mari jadi anak muda yang jenius mengelola keuangan. Jangan boros dan semangat isi tabungan.